Seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan dan munculnya produk investasi retail baru seperti ST002 dan ORI015 ternyata belum membuat nasabah Citigold melakukan perpindahan instrument investasi yang signifikan. Nasabah Citigold merupakan nasabah prioritas Citibank Indonesia dengan minimal penempatan dana sebesar Rp 1,3 miliar per nasabah.

Hal ini diutarakan oleh Batara Sianturi, CEO Citibank Indonesia dalam konferensi pers kinerja kuartal 3 2018, Kamis (8/11). Menurut Batara perpindahan instrument investasi nasabah Citigold ini secara umum dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. “Diantaranya adalah naik turunnya indeks saham gabungan atau IHSG dan perubahan yield dalam instrument investasi,” kata Batara, Kamis (8/11).

Dengan IHSG yang sudah turun 6,5% dari awal tahun secara umum menyebabkan produk mutual fund mengalami penurunan return. Jika hal ini terus menurut terjadi, maka bisa saja nasabah melakukan perpindahan ke instrument yang menawarkan imbal hasil yang lebih baik misal deposito.

Namun preferensi nasabah terkait produk investasi ini berbeda beda. Mungkin saja menurut Batara ada beberapa nasabah yang memindahkan instrument investasi ke produk yang memiliki return yang cukup tinggi seperti ORI015 dan ST002, namun jumlahnya saat ini belum terlalu signifikan.
Saat ini, nasabah Citigold mempunyai spectrum pilihan investasi yang cukup beragam mulai dari tabungan, deposito, surat utang baik dalam maupun luar negeri sampai saham.